Jumat, 16 Januari 2009

Ke BONBIN Ragunan

Liburan kemarin, kami sekeluarga minus anak sulungku ceritanya piknik ke kebun binatang Ragunan. Karena sudah bertahun-tahun tidak pernah ke sana, saya jadi pangling. karena tidak tahu, kalau mobil bisa masuk ke areal BONBIN, kami markir mobil di jalan menuju pintu masuk. Jadi bisa dibayangin, jalan yang cukup melelahkan mengelilingi BONBIN. Kacian deh loe.... Sekarang laporan singkatnya. . Semua tahu kan, nama binatang di atas?? Ini merupakan salah satu koleksi binatang di Ragunan yang relatif banyak (dilihat dari kandangnya yang banyak), karena berasal dari beberapa daerah,....... kayak gajah suku Sumatra, gajah suku Kalimantan en .... dari negara lain.
Kalau yang ini, namanya beruang .... lihat aja matanya tajam banget, jadi termasuk binatang yang menakutkan.

Sebenarnya masih banyak lagi binatang yang ada di sana, tapi nggak sempat ditampilkan di blog ini. kali kapan-kapan ya...... Untuk bukti, kami ke BONBIN, kami ambil gambar di depan kandang gajah. Biar selalu ingat badan kita (ayah dan mama Thia)jangan seperti ................ (he....he... he...)

Setelah seharian muterin BONBIN, kami pulang meskipun belum mampu melihat semua koleksi binatang disini. Tapi lihat si bungsu ini, dia sangat happy setelah melihat-lihat binatang di Ragunan dan saat difoto dia tersenyum suueennaannggg.

Rabu, 14 Januari 2009

Jumat, 09 Januari 2009

HPque chayang HPque melayang

Setelah acara wisuda Inna di SD Lawang Gintung, Kakak beradik ini menyempatkan foto. Sudah berasa kali ya, kalau HP yang dipegang Mbak Nisa mau raib, makanya HP difoto dulu??? Lho?? Jadi benar-benar tinggal kenangan HP ini, padahal ..........
Sebelum mulai acara wisuda di SD Lawang Gintung, Inna foto dulu sama mama tersayang,,,,, Habis kalau fotonya nunggu acara selesai, bisa-bisa konde Inna bubar nggak karuan.

Senin, 05 Januari 2009

Karyaku

Hari ini aku melihat anak bungsuku heppy banget karena berhasil menyusun mainan dadu. Semoga kamu selalu sehat ya nak, dan jadi anak yang sholehah serta bermanfaat bagi agama, keluarga dan negara. Amin.

KODAI "mAK iTam"

Hari Senin merupakan hari pasar bagi masyarakat Cerenti, hari-hari lainnya hari apa dong?? (nggaktahu juga aku!). Hari pasar disambut dengan sukacita, karenanya mulai pagi-pagi buta (opo maneh iki) orang-orang berbondong-bondong pergi ke pasar. Pada hari tersebut suasana pasar riuh rendah, semua barang hampir tersedia di pasar, kecuali mobil. Kami juga menyambut hari pasar dengan gembira, karena kami bisa menikmati ramainya pasar tradisional di daerah tersebut, di samping tentu saja anak-anak yang berbinar-binar karena mereka bisa belanja sejenak, terutama makan sate padang. Maklum di Sana cari hiburan sangat sulit. Jadi hari pasar merupakan hiburan juga. Kami mampir ke kodai mak Itam (anak-anakku biasa memanggil kakak perempuan ayahnya) untuk lihat-lihat baju, kebetulan beliau jualan baju. Iseng-iseng saya dan Nisa bergaya diantara boneka pajangan tempat mak itam menawarkan aneka jilbab. Ini nih orang-orang yang lagi stress??? kayak nggak ada kerjaan aja, Tapi ya beginilah adanya......... Memang untuk menghilangkan stress. sambil teriak-teriak .......
"Sayang istri...sayang anak..... beli jilbab berhadiah Handphone
???????" Mau.......mau.........

Kamis, 01 Januari 2009

Pantai Ancol

Angin di pantai Ancol begitu kencangnya, membuat kami anak beranak merasa kedinginan. Gambar ini diambil waktu kami sekeluarga piknik ke pantai Ancol, kalau nggak salah tahun 2006. Kebetulan kami sekeluarga dapat Freepast untuk masuk ke Ancol, jadi kami gunakan freepast tersebut sesuai amanat yang memberi. Sehari sebelumya kami menginap di hotel Campaka Putih, kayak orang-orang kaya tuh.... Pesen satu kamar, tapi yang numpang tidur banyakan, maklum cari yang efisien.... tapi nampung orang se RT.



Rabu, 31 Desember 2008

Anak dan cucuku

Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang indah bagi keluarga muslim untuk saling bersilaturahmi. Sama seperti keluarga kami. Anakku (baju biru, biasa dipanggil Acik Thia...... meskipun dia yang paling kecil diantara 4 bidadari tersebut) berjumpa dengan keponakan-keponakannya. Dari kiri ke kanan: dila (cucu), thia (anak), Icha (cucu) dan satu lagi anak keponakan (maaf lupa namanya..... cucu juga) kangen-kangenan di ruang tamu Rumah Mak Cik Latifa.

Sebelum ketemu dengan keponakan-keponakannya, Thia mandi dulu biar segar. Karena air di rumah terbatas, kami terpaksa mengajak anak2 mandi di sungai Kuantan..... tidak jauh dari rumah ino. Thia sih sueneng buanget, karena dia bisa main pasir dan main air. Sampai-sampai perlu trik khusus untuk mengajaknya pulang karena sudah terlalu lama berendam di sungai.